METRO, (potretmetro.com) –

Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan inovasi, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Rafieq saat menghadiri kegiatan Nusantara Youth Expo 2026 di Gedung Academic Center (GAC) UIN Jurai Siwo Lampung, Senin (2/11/2026).

Mengusung tema “Membangun Generasi Muda Penggerak Ekonomi untuk Kemajuan Bangsa”, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran gagasan yang melibatkan pemerintah, akademisi, organisasi kepemudaan, komunitas, pelaku UMKM, serta mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rafieq mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia menilai momentum 98 tahun Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan masa depan bangsa.

“Jika dahulu pemuda berjuang mempersatukan bangsa, maka hari ini pemuda memiliki tanggung jawab untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan membangun masa depan Indonesia. Pemuda bukan sekadar penerus bangsa, tetapi juga penggerak perubahan,” ungkapnya.

Menurut Rafieq, perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan ekonomi digital harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas serta menciptakan nilai tambah.

Ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu melahirkan inovasi, membangun usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rafieq juga menekankan pentingnya pemerataan kesempatan ekonomi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan peningkatan akses pekerjaan, keterampilan, dan kesempatan berusaha bagi generasi muda.

“Keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari angka pertumbuhan ekonomi. Yang lebih penting adalah bagaimana pertumbuhan tersebut mampu menghadirkan kesejahteraan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut Kota Metro memiliki potensi besar di sektor pendidikan, perdagangan, jasa, dan ekonomi kreatif. Sejalan dengan visi pembangunan Metro sebagai Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan generasi muda. Perguruan tinggi diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, dunia usaha membuka peluang ekonomi, pemerintah menghadirkan dukungan kebijakan dan pelayanan, sementara generasi muda menjadi sumber kreativitas serta gagasan baru.

Dalam kesempatan itu, Rafieq juga menitipkan tiga pesan kepada generasi muda. Pertama, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap menjaga integritas. Kedua, membangun kemandirian tanpa kehilangan kepedulian sosial. Ketiga, berani bermimpi besar dan bekerja keras dengan tetap menjaga persatuan.

“Jangan menunggu kesempatan datang, ciptakan kesempatan. Jangan menunggu perubahan terjadi, jadilah bagian dari perubahan,” pesannya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Politik dan Hukum, Yayan Ruchyansah, turut mengapresiasi penyelenggaraan Nusantara Youth Expo 2026. Ia menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui visi, keberanian mengambil peran, gerakan nyata, dan kolaborasi.

Menurut Yayan, generasi muda harus berani bermimpi, keluar dari zona nyaman, serta mengubah gagasan menjadi tindakan nyata. Perubahan tidak selalu harus dimulai dari kegiatan besar, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah sederhana dari lingkungan terdekat.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, media, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem kepemudaan yang produktif.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana sekaligus Founder Zona Inspirasi Pemuda, Ruzi Setiawan, menjelaskan bahwa Nusantara Youth Expo 2026 diselenggarakan sebagai wadah dialog, pertukaran gagasan, dan penguatan kolaborasi antargenerasi muda dari berbagai organisasi maupun komunitas.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga mampu melahirkan gerakan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui Nusantara Youth Expo 2026, generasi muda diharapkan semakin berani berinovasi, mengembangkan potensi daerah, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta mengambil bagian dalam pembangunan.

“Dari Metro untuk Nusantara, pemuda tidak cukup hanya menjadi pewaris masa depan, tetapi harus hadir sebagai penggerak perubahan hari ini,” pungkasnya. (Adv)