BANDAR LAMPUNG, (potretmetro.com)

Pemerintah Kota Metro turut ambil bagian dalam Lampung Tapis Karnaval yang menjadi rangkaian Festival Krakatau XXXV Tahun 2026, Minggu (30/8/2026).

Mengusung tema “Putri Nuban”, kontingen Kota Metro menampilkan seni dan budaya daerah dalam karnaval yang diikuti berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Sebanyak 164 peserta dari Kota Metro mengikuti karnaval dengan rute sekitar empat kilometer. Rombongan diberangkatkan dari Tugu Adipura, kemudian melintasi Jalan Kartini dan Jalan Raden Intan sebelum finis di Lapangan Saburai.

Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Hariyanto yang bertindak sebagai Ketua Rombongan mengatakan, keikutsertaan Kota Metro menjadi bentuk dukungan terhadap agenda kebudayaan dan pariwisata Provinsi Lampung.

“Terima kasih kepada seluruh Staf Ahli, Asisten, kepala OPD, Kabag, Camat, Lurah, serta Kapus/Kapustu yang telah meluangkan waktu bersama-sama mengikuti kegiatan Karnaval Budaya dalam rangka Festival Krakatau XXXV 2026 mewakili Pemerintah Kota Metro,” ujar Hari.

Menurutnya, kontingen Metro melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan pelaku seni. Selain jajaran pejabat pemerintah daerah, rombongan juga diikuti camat, lurah, kepala puskesmas, kepala puskesmas pembantu, serta penari dan penampil dari sanggar seni.

Tema “Putri Nuban” ditampilkan melalui berbagai kreasi seni dan budaya sepanjang prosesi karnaval. Ahmad mengatakan, konsep tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan identitas budaya Kota Metro kepada masyarakat yang lebih luas.

“Yang kita tampilkan melalui tema Putri Nuban ini bukan hanya sekadar penampilan dalam sebuah karnaval, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya daerah,” jelasnya.

Ia menilai keterlibatan 164 peserta menunjukkan semangat kebersamaan jajaran Pemerintah Kota Metro dalam membawa nama daerah pada kegiatan tingkat provinsi.

“Partisipasi seluruh jajaran ini tentu menjadi bagian penting dalam membawa nama Kota Metro. Kita hadir bersama, mengikuti seluruh rangkaian dengan tertib, dan memberikan penampilan terbaik sebagai representasi Pemerintah Kota Metro,” katanya.

Hari berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang promosi bagi seni dan budaya Metro sekaligus membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang bagi kita untuk memperkenalkan budaya Kota Metro, memberikan kesempatan kepada para pelaku seni untuk tampil, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dan pelaku seni,” pungkasnya.

Keikutsertaan Kota Metro dalam Lampung Tapis Karnaval menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi budaya lokal sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah. (red)