Metro, (potretmetro.com) – Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I, membuka Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Metro Masa Khidmat 2025–2030 yang digelar di Aula Universitas Ma’arif Lampung, Sabtu (23/8/2025).

Dalam sambutannya, Bambang memberikan apresiasi mendalam atas kontribusi PCNU Kota Metro dalam membangun moral, sosial, dan keagamaan masyarakat. Ia menegaskan, Nahdlatul Ulama selama ini telah menjadi benteng akidah Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus pilar penting dalam menjaga kerukunan umat serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“Musyawarah Kerja Cabang ini bukan sekadar agenda administratif atau rutinitas organisasi. Ini adalah forum strategis untuk melakukan konsolidasi, menyusun program kerja yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan umat, serta menyelaraskan visi NU dengan dinamika sosial yang terus berkembang,” kata Bambang.

Ia menilai, tantangan zaman seperti modernisasi, disrupsi digital, hingga lunturnya nilai kebangsaan di kalangan generasi muda membutuhkan kehadiran NU yang lebih kuat. “NU memiliki tradisi keilmuan, jaringan ulama, serta sistem kaderisasi yang kokoh. Maka hasil Muskercab ini harus diarahkan pada penguatan literasi keagamaan, pengembangan SDM Nahdliyin, digitalisasi dakwah, dan keterlibatan aktif dalam pembangunan lokal,” tambahnya.

Bambang juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro siap bersinergi dengan NU. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan peradaban, karakter masyarakat, dan ketahanan sosial. “Mari kita satukan langkah. NU dengan kekuatan moral dan spirit keagamaannya, dan pemerintah dengan sumber daya serta kebijakan pembangunan. Bersama, kita wujudkan Kota Metro sebagai Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius,” tegasnya.

Ketua PCNU Kota Metro, Ky. Ismail, menyampaikan komitmennya menjadikan Muskercab sebagai momentum strategis dalam merumuskan program organisasi. “Kami berkomitmen agar Muskercab ini benar-benar menghasilkan program yang aplikatif, bermanfaat bagi umat, dan sejalan dengan pembangunan Kota Metro,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung, K.H. Puji Raharjo, S.Ag., S.S., M.Hum., berharap NU Kota Metro mampu menjadi pelopor perubahan. “Semoga bisa membawa Kota Metro lebih baik lagi. Mudah-mudahan yang sudah menjadi pelopor di Lampung bisa menjadi pelopor di Indonesia,” ujarnya.

Puji juga berpesan agar seluruh elemen NU menjaga kekompakan sebagai kekuatan utama organisasi. “Jaga terus kebersamaan dan kekompakan di antara kita. Itu adalah modal utama yang ada di NU, dan jangan sampai ada perpecahan karena perbedaan kecil,” tegasnya.

Acara Muskercab I PCNU Kota Metro berlangsung khidmat, dihadiri pengurus, kader, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis demi kemaslahatan umat dan kemajuan Kota Metro. (red)