Metro, (potretmetro.com) — Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, menerima audiensi jajaran Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Metro di ruang kerjanya, Jumat (10/10/2025). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian agenda pelantikan pengurus AMPI periode 2025–2030.
Audiensi dipimpin oleh Ketua AMPI Kota Metro terpilih, Muhammad Rizky Rabbani, bersama para calon pengurus. Rizky menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal menjalin komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Kota Metro.
“Tujuan kami menyampaikan pemberitahuan sekaligus mengundang Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro untuk hadir dalam pelantikan AMPI,” ujar Rizky.
Ia menjelaskan bahwa pelantikan akan digelar pada Sabtu, 11 Oktober 2025, di Gedung Golkar Kota Metro. Kegiatan diawali dengan Musyawarah Daerah (Musda) pukul 08.00 WIB, kemudian dilanjutkan pelantikan pengurus pada pukul 10.00 WIB. Sebanyak 45 pengurus akan dilantik, terdiri dari unsur pimpinan hingga bidang-bidang strategis, belum termasuk anggota lapangan yang jumlahnya lebih banyak.

Rizky menegaskan bahwa AMPI tidak hanya bergerak di sektor politik, tetapi juga aktif di kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Kami turun ke masyarakat melalui gotong-royong, kebersihan lingkungan, dan pelatihan kader dengan narasumber dari DPP,” jelasnya.
Selain itu, AMPI turut fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama generasi muda, serta berkomitmen mendukung pembangunan daerah.
“Kami berharap dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Metro dalam pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat. AMPI siap menjadi mitra pemerintah,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, mengapresiasi kedatangan AMPI serta undangan untuk menghadiri pelantikan.
“Terima kasih kepada teman-teman AMPI yang sudah berkenan bersilaturahmi dan mengundang kami,” ujarnya.
Rafieq menyatakan kesiapannya hadir bersama Wali Kota Metro dan berharap AMPI dapat menyusun program kerja yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Metro, khususnya dalam hal pemberdayaan masyarakat.
“Kalau teman-teman punya program di 2026, saya harap bisa bersinergi dengan pemerintah kota agar kegiatan dapat berjalan bersama,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi lintas sektor tanpa melihat latar belakang politik.

“Hari ini jangan lihat partai politiknya. Siapa pun yang mau kerja bareng untuk Metro, ayo sama-sama. Saya yakin makin banyak program besar masuk ke Metro, dan AMPI bisa jadi motor penggeraknya,” ucapnya.
Rafieq menyampaikan bahwa sinergi antara AMPI—yang merupakan organisasi underbouw Partai Golkar—dan pemerintah dapat memperkuat kerja sama kelembagaan, terutama dalam membangun SDM muda yang berorientasi pemberdayaan masyarakat.
“Kami berterima kasih atas dukungan AMPI melalui pelatihan dan kegiatan sosial yang telah dilakukan,” ungkapnya.
Dirinya juga berharap koordinasi antara AMPI dan Anggota Komisi VII DPR RI, Rycko Menoza SZP, dapat membawa lebih banyak program nasional ke Kota Metro.
“Harapannya, sinergi antara DPR RI, pemerintah daerah, dan AMPI dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Jika AMPI sukses, hubungan pemerintah dan Golkar pasti semakin kuat, dimulai dari generasi mudanya,” pungkas Rafieq. (ADV)