METRO, (potretmetro.com)

Pemerintah Kota Metro memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro dan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melalui penandatanganan kesepakatan bersama, Kamis (13/8/2026).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pembangunan Kota Metro yang berbasis data, kajian objektif, inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga statistik, dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung proses perencanaan hingga evaluasi pembangunan.

“Kesepakatan bersama ini merupakan langkah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga statistik, dan perguruan tinggi,” ujar Bambang.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan dukungan data yang akurat, kajian objektif, serta sumber daya manusia yang kompeten. Dalam hal ini, BPS memiliki peran strategis dalam menyediakan data berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan.

Sementara Polinela dinilai memiliki kapasitas dalam pendidikan vokasi, penelitian, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia yang dapat mendukung kebutuhan pembangunan daerah.

Melalui kerja sama tersebut, Pemkot Metro berharap dapat mengembangkan berbagai program konkret, antara lain penguatan data pembangunan, penelitian dan kajian, peningkatan kompetensi aparatur dan masyarakat, serta pengembangan inovasi yang memberikan manfaat bagi daerah.

Bambang menegaskan, kesepakatan bersama tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni penandatanganan dokumen. Ia meminta seluruh pihak segera menerjemahkan kerja sama ke dalam program yang terukur dan berkelanjutan.

“Saya berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi dapat segera diwujudkan dalam program-program konkret yang terukur dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia berharap sinergi Pemkot Metro, BPS, dan Polinela dapat memperkuat kualitas kebijakan pembangunan sehingga setiap program yang dijalankan memiliki dasar data dan kajian yang jelas serta berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, ketiga pihak diharapkan mampu membangun kolaborasi yang lebih terarah dalam menghasilkan data, kajian, inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung pembangunan Kota Metro yang maju dan berdaya saing. (Adv)