METRO, (potretmetro.com) —
Pemerintah Kota Metro mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus budaya literasi sejak usia dini melalui Bazar Jumat Djajan Metro Bahagia di halaman Dinas Koperasi, UKM, dan Ketenagakerjaan Kota Metro, Jumat (18/9/2026).
Mengusung tema “Pentingnya Literasi Bagi Anak-anak”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang promosi produk UMKM, tetapi juga diisi berbagai aktivitas edukatif yang melibatkan anak-anak, orang tua, dan masyarakat.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Eni Sumiyati Bambang, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang digelar melalui kolaborasi sejumlah pihak. Menurutnya, bazar tersebut dapat menjadi salah satu sarana memperluas pemasaran produk UMKM Kota Metro.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa. Di mana tadi telah diawali dengan senam pagi, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinas Koperasi, UKM dan Ketenagakerjaan Kota Metro dengan K3TK. Dan akan dilanjutkan dengan lomba bercerita bagi anak-anak se-Kota Metro,” ujar Eni.
Eni mengatakan kegiatan jajan sehat yang digelar secara rutin dua minggu sekali diharapkan dapat membantu meningkatkan penghasilan pelaku UMKM sekaligus memperluas jangkauan konsumen.
Selain aspek ekonomi, kegiatan tersebut juga dikemas sebagai ruang interaksi antara anak, orang tua, dan masyarakat melalui aktivitas literasi yang menyenangkan.
Menurut Eni, keterlibatan orang tua dalam kegiatan membaca dan bercerita bersama anak perlu terus didorong. Ia berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan, termasuk dengan melibatkan para ibu dalam kegiatan mendongeng.
“Literasi sejak dini bukan hanya tentang membaca dan menulis. Literasi juga mengajarkan anak agar mampu berkomunikasi, bercerita, dan menyampaikan apa yang dipikirkannya. Dengan kegiatan yang menyenangkan, kita dapat menumbuhkan kepercayaan diri anak,” katanya.
Ia juga berpesan kepada anak-anak yang mengikuti lomba agar berani tampil dan tidak takut melakukan kesalahan.
“Jangan takut salah, jangan takut lupa, dan jangan takut tampil. Menang adalah bonus, tetapi keberanian untuk tampil adalah sebuah prestasi. Anak-anak yang hadir hari ini adalah bagian dari generasi penerus Kota Metro,” pesannya.

Dalam kegiatan tersebut digelar lomba mendongeng yang diikuti 45 peserta dari taman kanak-kanak (TK) se-Kota Metro. Peserta dinilai oleh dewan juri, salah satunya berasal dari Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Metro.
Dari sisi pemberdayaan ekonomi, Bazar Jumat Djajan Metro Bahagia melibatkan 27 pelaku UMKM yang menawarkan berbagai produk kepada masyarakat.
Pemkot Metro berharap kegiatan yang digelar secara berkelanjutan tersebut dapat menjadi ruang promosi produk lokal sekaligus memperkuat interaksi masyarakat dan menumbuhkan budaya literasi anak sejak lingkungan keluarga.
Kolaborasi pemerintah daerah, pelaku UMKM, pendidik, orang tua, dan masyarakat diharapkan dapat membuat Bazar Jumat Djajan Metro Bahagia tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan bazar, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pengembangan potensi masyarakat. (red)