METRO, (potretmetro.com) —
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Lampung, Maulidi Hilal, bersama jajaran kepala lembaga pemasyarakatan (Kalapas) dan kepala rumah tahanan (Karutan) se-Provinsi Lampung di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Jumat (30/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kota Metro dan jajaran pemasyarakatan, sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
Kehadiran rombongan Kanwil Ditjenpas Lampung di Kota Metro merupakan bagian dari agenda safari pembinaan jasmani. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, jajaran pemasyarakatan juga mengunjungi wilayah kerja yang memiliki dua unit pelaksana teknis, yakni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Metro dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Metro.
Di sela agenda tersebut, Bambang menyambut baik kunjungan jajaran Kanwil Ditjenpas Lampung. Ia menilai komunikasi dan hubungan yang baik dengan instansi vertikal merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan berorientasi pada kepentingan publik.
Kepala Kanwil Ditjenpas Lampung, Maulidi Hilal, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan perhatian Wali Kota Metro terhadap jajaran pemasyarakatan, khususnya Lapas dan Bapas Metro.

Menurutnya, hubungan harmonis antara instansi vertikal dan pemerintah daerah menjadi modal penting untuk membangun koordinasi yang efektif serta memperkuat kontribusi masing-masing lembaga bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Pak Wali Kota yang secara spontan mengundang kami, sekaligus kami manfaatkan untuk bersilaturahmi dan menyampaikan terima kasih atas perhatian luar biasa beliau terhadap Bapas dan Lapas Metro,” ujar Maulidi.
Ia berharap hubungan baik tersebut dapat terus dipelihara dan dikembangkan menjadi sinergi kelembagaan yang berkesinambungan. Meski memiliki tugas, fungsi, dan kewenangan berbeda, pemerintah daerah dan instansi vertikal memiliki orientasi pengabdian yang sama, yakni berkontribusi terhadap pembangunan bangsa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami, hubungan ini dapat terus terjalin. Sebagai organisasi vertikal dan pemerintah daerah, kita sama-sama memiliki kewajiban untuk membangun dan mencerdaskan bangsa serta mewujudkan kesejahteraan melalui tugas dan fungsi masing-masing,” tegasnya.
Sementara itu, Bambang menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro senantiasa membuka ruang koordinasi dan kerja sama dengan seluruh instansi vertikal yang menjalankan tugas di wilayahnya.
Menurutnya, perbedaan kewenangan dan tanggung jawab kelembagaan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Perhatian terhadap keberadaan Lapas dan Bapas, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya membangun hubungan pemerintahan yang saling mendukung.
Ia juga menilai penyelenggaraan pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pembinaan di dalam lembaga, tetapi mencakup proses reintegrasi sosial serta kesiapan warga binaan untuk kembali menjadi bagian produktif dari masyarakat.
Bambang berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi lebih intensif dan kolaborasi konkret sesuai tugas serta kewenangan masing-masing institusi.
Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai unsur pemerintahan dalam mendukung pembangunan daerah. Sinergi antara Pemerintah Kota Metro dan jajaran pemasyarakatan diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antarlembaga, tetapi juga mendukung peningkatan pelayanan publik, pembinaan sosial, dan kesejahteraan masyarakat. (Adv)