PURBOLINGGO, (potretmetro.com) —

Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (NU) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung dan Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Lampung.

Penandatanganan PKS berlangsung di Aula UNU Lampung, Selasa (18/8/2026). Kerja sama tersebut mencakup pengembangan kelembagaan serta pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, pimpinan UNU Lampung dan ITSNU Lampung, serta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Timur.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengatakan, kerja sama pemerintah daerah dengan perguruan tinggi harus diarahkan pada program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Investasi sumber daya manusia itu menjadi indikator kemajuan suatu daerah. Memang prosesnya lama, tetapi dampaknya sangat besar bagi masa depan daerah,” ujar Ela.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah menyusun pembangunan berbasis ilmu pengetahuan melalui kajian, penelitian, inovasi, hingga pendampingan masyarakat.

Dorong Pengembangan Pertanian dan UMKM

Salah satu bidang yang akan didorong melalui kerja sama tersebut adalah pengembangan sektor pertanian, khususnya pemanfaatan lahan yang belum optimal di wilayah Sukadana.

Ela mengatakan, pemerintah daerah dapat menyediakan fasilitas, sementara perguruan tinggi memberikan dukungan keilmuan dan rekayasa agar potensi lahan dapat dikembangkan secara produktif.

“Pemda menyediakan fasilitas, sementara yang mendesain dan memberikan dasar keilmuannya adalah universitas. Kita ingin lebih praksis dalam mendampingi masyarakat,” katanya.

Kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan inkubator bisnis, kewirausahaan, sertifikasi keahlian, dan peningkatan kapasitas pelaku usaha. Pemerintah berharap keterlibatan perguruan tinggi dapat memperkuat hubungan antara pengetahuan akademik, kebutuhan dunia usaha, dan potensi ekonomi lokal.

Selain itu, Pemkab Lampung Timur mendorong pemberdayaan masyarakat di sekitar Taman Nasional Way Kambas. Pemerintah menilai pengembangan ekonomi masyarakat perlu dilakukan sejalan dengan upaya menjaga kelestarian kawasan konservasi.

“Jangan sampai desa-desa yang ada di wilayah Way Kambas justru masuk kategori masyarakat miskin. Berarti keberadaan hutan belum memberikan dampak kepada masyarakat. Ini menjadi tugas kita untuk melakukan kolaborasi,” tegas Ela.

Ia menambahkan, Pemkab Lampung Timur terbuka terhadap kerja sama dengan perguruan tinggi maupun organisasi kemasyarakatan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan pembangunan.

“Kalau kita berjalan sendiri-sendiri akan sulit. Tetapi kalau kita berkolaborasi, insyaallah kita akan lebih kuat dan lebih mudah menemukan solusi terbaik untuk masyarakat Lampung Timur,” pungkasnya.

Kampus Siap Dukung Program Daerah

Rektor ITSNU Lampung Prof. Subandi menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai Lampung Timur memiliki potensi yang luas untuk pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, ITSNU Lampung yang berdiri pada 2022 memiliki sejumlah program studi di bidang sains, teknologi, pendidikan vokasi, dan teknik. Kampus tersebut juga telah melaksanakan KKN di Kecamatan Labuhan Ratu dan Metro Kibang.

“Lampung Timur ini sebuah kabupaten yang potensinya lengkap, dari laut, daratan sampai dataran tinggi. Sumber energi dan sumber budaya semuanya ada di Lampung Timur,” ujar Subandi.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat menghasilkan program terintegrasi dan berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, ekonomi, pertanian, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Rektor UNU Lampung Miftahuddin mengatakan, kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan.

Menurutnya, UNU Lampung tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga harus mampu berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

“Kerja sama ini harus kita dorong agar tidak hanya berhenti pada penandatanganan MoU atau PKS, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Miftahuddin.

Ia memastikan UNU Lampung siap berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Kerja sama Pemkab Lampung Timur, UNU Lampung, dan ITSNU Lampung diharapkan menjadi langkah awal membangun kolaborasi berbasis pengetahuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan potensi daerah, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat. (Adv)