Metro, (potretmetro.com) — Pemerintah Kota Metro terus memperkuat upaya stabilisasi harga kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan akses pangan murah bagi masyarakat menjelang akhir tahun. Langkah ini diwujudkan melalui penyaluran 1.500 paket sembako murah yang digulirkan secara bertahap sejak November hingga Desember 2025, melalui rangkaian kegiatan Pasar Tani “Metro Bahagia” yang digelar bergilir di seluruh kecamatan.

Program ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah, sekaligus bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah tren kenaikan harga sejumlah komoditas menjelang pergantian tahun.

Pelaksanaan Pasar Tani Metro Bahagia yang digelar di Lapangan Samber Park pada Jumat (21/11/2025) turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, yang meninjau seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari antrean masyarakat, ketersediaan paket sembako, hingga kualitas bahan pangan yang dijual.

Kehadiran Wali Kota disambut antusias warga yang sudah mengantre sejak pagi. Pemerintah Kota Metro bekerja sama dengan DKP3 dan Bulog untuk menghadirkan paket sembako murah yang disubsidi pemerintah sehingga harganya jauh lebih rendah dibandingkan harga pasaran.

Paket sembako murah ini kami subsidi hingga Rp15.000, berisi kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula, dan telur. Kami harap ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama menjelang akhir tahun,” ujar Wali Kota.

Dalam dialog dengan warga, Bambang menerima banyak masukan dan mendengar langsung ekspresi syukur warga yang merasa terbantu dengan adanya program pasar murah tersebut.

Alhamdulillah pelaksanaan rutin Pasar Tani Metro Bahagia dan distribusi sembako murah hingga 1.500 paket pada Desember ini mendapat respons sangat positif. Harapannya komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah masyarakat dapat menjaga daya beli dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” tambahnya.

Pada pelaksanaan di Samber Park, tersedia 500 paket sembako murah yang didistribusikan kepada warga sesuai kuota per kecamatan. Total paket hingga Desember mencapai 1.500 paket, yang disalurkan dalam tiga tahap.

Paket sembako murah tersebut berisi:

  • Minyak goreng

  • Gula pasir

  • Telur

  • Komoditas pangan pokok lain sesuai stok bulanan

Seluruh paket disubsidi Pemkot Metro sebesar Rp15.000 per paket, sehingga masyarakat bisa mendapatkan harga jauh lebih ringan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Metro, Pipi Puspita, menjelaskan bahwa mekanisme distribusi dilakukan secara terstruktur agar tepat sasaran.

Satu paket disubsidi sebesar Rp15.000 oleh Pemerintah Kota Metro untuk 500 paket hari ini, dan total yang akan dibagikan hingga bulan Desember adalah 1.500 paket,” jelasnya.

Selain paket sembako, DKP3 juga menggerakkan program GERTAPAGA (Gerakan Tanam Pangan Keluarga) yang sudah berlangsung lebih dari tiga tahun. Program ini menyediakan bibit cabai, terong, dan tomat secara gratis bagi masyarakat.

Pipi menjelaskan bahwa GERTAPAGA menjadi salah satu pilar penting dalam visi Wali Kota Metro mengenai penguatan Urban Farming, yang kini semakin berkembang di kalangan warga.

Program ini mendukung masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Dampaknya sudah terasa, banyak warga kini rutin menanam kebutuhan dapur mereka sendiri,” ujarnya.

Pada setiap gelaran Pasar Tani, DKP3 bersama PKK Kota Metro juga menampilkan demo masak menu makanan lokal. Pada kegiatan kali ini, dua menu diperkenalkan, yakni pie singkong dan rolade ubi ungu, yang langsung menarik perhatian pengunjung.

Konsumsi umbi-umbian di Kota Metro masih rendah berdasarkan skor Pola Pangan Harapan. Dengan demo masak ini, kami ingin masyarakat kembali melirik pangan lokal yang sehat, bergizi, dan mudah diolah,” jelas Pipi.

Kegiatan Pasar Tani juga menyertakan kampanye “Selamatkan Pangan – Metro Peduli Pangan”, termasuk edukasi 8 cara menghentikan pemborosan makanan, isu yang terus menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat.

Tak hanya fokus pada pangan murah, Pasar Tani Metro Bahagia juga membuka berbagai layanan publik untuk mempermudah masyarakat yang datang, di antaranya:

  • Layanan administrasi kependudukan (Disdukcapil)

  • Layanan kesehatan dan cek kesehatan gratis (Dinas Kesehatan)

  • Donor darah (PMI)

  • Layanan perizinan (PTSP)

  • Perpustakaan keliling

Kehadiran layanan ini bertujuan memberi kemudahan bagi warga agar bisa mendapatkan berbagai kebutuhan administratif sekaligus berbelanja kebutuhan pokok di satu lokasi.

Setiap pelaksanaan Pasar Tani Metro Bahagia juga melibatkan 40 hingga 75 UMKM lokal yang menyediakan aneka produk makanan, hasil pertanian, dan produk olahan.

Dengan demikian, program ini tidak hanya membantu masyarakat melalui sembako murah, tetapi juga menggerakkan ekonomi pelaku usaha kecil.

Kegiatan ditutup dengan olahraga pagi bersama komunitas LLI dan KJS, sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga. (red)