METRO, (potretmetro.com) — Pemerintah Kota Metro menggelar Gerakan Bersih-Bersih Serentak (Korve) sebagai upaya konkret menjaga kebersihan dan meningkatkan kualitas lingkungan di seluruh wilayah Kota Metro, Senin (09/02). Kegiatan ini menjadi bagian dari tindak lanjut Instruksi Presiden Republik Indonesia serta arahan Gubernur Lampung terkait penguatan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Gerakan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso dan diikuti jajaran Pemerintah Kota Metro bersama unsur Forkopimda serta masyarakat. Pembukaan kegiatan berlangsung di wilayah Metro Pusat dan dihadiri Wakil Wali Kota Metro, Ketua DPRD Kota Metro, anggota Forkopimda, Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, para kepala perangkat daerah, camat, hingga lurah se-Kecamatan Metro Pusat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa Gerakan Bersih-Bersih Serentak bukan sekadar kegiatan kerja bakti, melainkan gerakan bersama untuk membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
“Gerakan korve ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden dan arahan Gubernur Lampung. Tujuannya jelas, mewujudkan Indonesia, Provinsi Lampung, dan khususnya Kota Metro yang ASRI—Aman, Sehat, Rapi, dan Indah,” ujar Bambang.
Menurutnya, kebersihan lingkungan memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, mulai dari kesehatan, kenyamanan, hingga wajah kota sebagai ruang bersama. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjadikan kegiatan korve sebagai budaya, bukan sekadar kegiatan insidental.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ini tanggung jawab kita semua. Korve harus menjadi sarana memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, dan rasa memiliki terhadap lingkungan,” tegasnya.

Wali Kota juga mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam gerakan ini. Mulai dari warga di lingkungan permukiman, pelaku usaha yang diharapkan turut menjaga kebersihan di area usahanya, pelajar sebagai bagian dari pendidikan karakter, hingga aparatur pemerintah sebagai penggerak dan fasilitator.
“Sinergi lintas elemen menjadi kunci. Tanpa partisipasi masyarakat, upaya menjaga kebersihan tidak akan berjalan optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Metro merencanakan kegiatan kerja bakti bersama ini dilaksanakan minimal satu kali dalam sepekan secara rutin. Penentuan waktu dan lokasi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah agar pelaksanaan lebih efektif dan tepat sasaran.
Melalui Gerakan Bersih-Bersih Serentak, Pemkot Metro berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Lingkungan yang bersih dan tertata diyakini tidak hanya menciptakan kota yang indah, tetapi juga mendukung terwujudnya Kota Metro yang sehat, nyaman, dan membanggakan bagi seluruh warganya. (red)