Metro, (potretmetro.com) — Kota Metro tampak berbeda pada Senin pagi (9/2/2026). Alih-alih dipadati aktivitas jual beli, pelataran Pasar Cendrawasih justru dipenuhi ratusan orang membawa sapu, cangkul, dan kantong sampah besar. Mereka terdiri dari pimpinan daerah, instansi vertikal, relawan, hingga pelajar yang mengikuti aksi bakti sosial kebersihan dalam momentum “Indonesia Asri Kurve.”
Kegiatan yang diprakarsai DPRD Kota Metro bersama Pemerintah Kota Metro ini menyasar tiga titik vital yang kerap menjadi sorotan persoalan kebersihan, yakni Pelataran Pasar Cendrawasih, Terminal Kota Metro, serta area saluran irigasi di sekitar pasar tradisional. Aksi tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari potensi penyakit, terutama di musim penghujan yang rawan genangan dan penyebaran wabah.
Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, yang turun langsung memimpin kegiatan bersama Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, tampak antusias menyapu dan memungut sampah. Dalam sambutannya, Ria menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial.
“Hari ini kita berada di Pasar Cendrawasih melakukan aksi bersih-bersih dalam rangkaian Indonesia Asri Kurve. Kami bersama Pak Wali Kota, jajaran instansi vertikal, ratusan relawan, dan para pelajar ingin memberikan contoh langsung bahwa kebersihan kota adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Ria Hartini.
Ia menjelaskan, lokasi yang dipilih merupakan simpul aktivitas masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
“Pasar dan terminal adalah wajah kota. Jika bersih dan sehat, warganya juga akan sehat. Saluran irigasi yang bersih dan lancar juga penting untuk mencegah banjir dan berkembangnya sarang nyamuk,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menekankan pentingnya membangun budaya bersih yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Bakti sosial ini menjadi pemicu. Harapannya, kesadaran menjaga kebersihan terus tertanam dan dilakukan secara konsisten. Mari kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat,” ajak Bambang, sembari ikut mengangkut sampah hasil kegiatan.
Aksi yang diikuti ratusan peserta ini berlangsung lancar dan penuh semangat gotong royong. Berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, daun kering, hingga limbah rumah tangga yang menyumbat saluran air berhasil dibersihkan. Selain itu, relawan juga memasang plang imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

Partisipasi aktif instansi vertikal, kelompok relawan seperti Karang Taruna dan Mahasiswa Pencinta Alam, serta keterlibatan pelajar dari berbagai sekolah menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor. Keikutsertaan pelajar diharapkan mampu menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Melalui kegiatan “Indonesia Asri Kurve” ini, DPRD dan Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk mendorong kampanye kebersihan berkelanjutan serta penguatan regulasi pengelolaan sampah. Gerakan ini menjadi simbol bahwa membangun kota yang sehat dan layak huni dimulai dari langkah nyata, kerja bersama, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. (red)
