Metro – Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, secara resmi membuka kegiatan manasik haji terintegrasi tingkat kabupaten/kota dan kecamatan tahun 2026 di Masjid Agung Taqwa Kota Metro, Selasa (10/02/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 276 calon jemaah haji.
Sebagai leading sector, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Metro menyampaikan bahwa pelaksanaan manasik bertujuan memberikan pembekalan pengetahuan, pemahaman tata cara ibadah haji, serta kesiapan fisik dan mental sebelum para jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Metro, Raisan Sudiatama, menjelaskan manasik haji tahun ini dilaksanakan dalam dua zona.
“Pelaksanaan manasik haji tahun ini diikuti oleh 276 jemaah dan dibagi dalam dua zona, yaitu Zona 1 yang berlokasi di Masjid Al-Anwar dan Zona 2 di Masjid Al-Hidayah,” ujar Raisan.

Ia merinci, berdasarkan wilayah kecamatan, jumlah jemaah dari Kecamatan Metro Pusat sebanyak 122 orang, Metro Utara 30 orang, Metro Barat 55 orang, dan Metro Selatan 20 orang.
Selain itu, jumlah jemaah berdasarkan jenis kelamin terdiri dari 125 laki-laki dan 151 perempuan.
“Manasik tingkat kota dilaksanakan selama satu hari, sementara manasik tingkat kecamatan berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 14 Februari 2026,” jelasnya.
Selama pelaksanaan manasik, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh calon jemaah haji. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan kondisi kesehatan jemaah agar siap secara fisik menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup panjang dan menguras tenaga.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menegaskan bahwa materi manasik haji merupakan bekal penting bagi para jemaah.
“Tentunya apa yang akan disampaikan nanti menjadi bekal dan sangat berguna bagi jemaah haji, karena keberangkatan ibadah haji ini bukan seperti ibadah biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima dengan proses pelaksanaan yang cukup berat dan memerlukan persiapan matang, baik dari sisi pengetahuan maupun kondisi fisik.
“Melalui kegiatan manasik haji ini, diharapkan para jemaah dapat memahami seluruh rangkaian ibadah dengan baik, sehingga mampu melaksanakan ibadah haji secara sempurna dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ucapnya.