Metro, (potretmetro.com) — Setelah bertahun-tahun dikeluhkan warga, Jalan Pattimura di Metro Utara akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Lampung. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, turun langsung meninjau kondisi jalan penghubung vital antara Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah tersebut pada Senin (23/2/2026).
Kunjungan Gubernur yang didampingi Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menjadi angin segar bagi ribuan pengguna jalan yang setiap hari harus melintasi ruas berlubang dan beraspal mengelupas.
Dalam peninjauannya, Gubernur mengidentifikasi salah satu penyebab utama kerusakan parah Jalan Pattimura, yakni tidak optimalnya sistem drainase di sepanjang ruas jalan.
“Sebelumnya ini sudah diperbaiki, dan setelah kita lihat lagi, Jalan Pattimura ini banyak permasalahan. Salah satunya saluran drainase yang pernah dibersihkan oleh warga. Coba lihat, drainase yang buruk pasti jalannya buruk. Tapi di bagian drainase yang masih baik, jalannya tidak buruk,” ujar Gubernur di lokasi.

Ia menegaskan, kerusakan infrastruktur jalan tidak bisa dilepaskan dari kondisi lingkungan pendukungnya. Drainase yang tersumbat menyebabkan genangan air yang merusak struktur jalan, terutama di musim penghujan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur langsung mengumumkan komitmen anggaran sebesar Rp10 miliar untuk membenahi Jalan Pattimura secara menyeluruh.
“Kita anggarkan Rp10 miliar. InsyaAllah rencananya akan kita perbaiki berupa rigid beton, nanti sehabis Lebaran ini,” tegasnya.
Penggunaan konstruksi rigid beton dinilai sebagai solusi jangka panjang, mengingat material tersebut lebih tahan terhadap beban kendaraan berat dan genangan air dibandingkan aspal konvensional. Jalan Pattimura sendiri merupakan jalur distribusi hasil pertanian dan industri yang kerap dilalui kendaraan bertonase besar.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan pascaperbaikan. Ia meminta masyarakat sekitar turut menjaga saluran drainase agar tidak kembali tersumbat.
“Harus dipelihara. Pemkot Metro juga harus memberikan edukasi, terutama dalam merawat saluran irigasi,” pesannya.

Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyambut baik langkah cepat Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menyatakan bahwa Jalan Pattimura merupakan kewenangan provinsi, namun Pemkot Metro tetap aktif mendorong percepatan perbaikannya.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan langkah cepat Pak Gubernur. Ini adalah wujud sinergi yang baik antara provinsi dan kota untuk menjawab keluhan masyarakat. Tadi juga sudah kita dengarkan semua, pengerjaan akan dilakukan sehabis Lebaran. Kami juga akan ikut membantu dalam memperbaiki drainase,” ujarnya.
Dengan rencana pengerjaan pasca-Lebaran, masyarakat berharap proyek tersebut berjalan tepat waktu dan berkualitas. Jalan Pattimura selama ini tidak hanya menjadi akses utama mobilitas warga Metro Utara, tetapi juga jalur ekonomi penting yang menunjang aktivitas perdagangan dan distribusi barang.
Komitmen anggaran Rp10 miliar ini menjadi harapan baru bagi warga agar dapat kembali menikmati jalan yang aman, nyaman, dan layak dilalui. (red)