BANDAR LAMPUNG, (potretmetro.com) —

Pemerintah Kota Metro meraih Juara I kategori Pemerintah Kabupaten/Kota terbaik dalam Jamsostek Award 2026 atas komitmennya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Kota Metro Drs. Ahmad Hariyanto dalam acara penganugerahan Jamsostek Award 2026 di Ballroom Hotel Grand Mercure Bandar Lampung, Senin (5/10/2026).

Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang dinilai berkomitmen mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Jihan mengatakan perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan membutuhkan sinergi lintas sektor, terutama untuk menjangkau pekerja rentan dan pekerja sektor informal.

Menurutnya, perlindungan pekerja merupakan bagian penting dari agenda pembangunan nasional, termasuk upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan ekstrem.

“Kita tahu bahwa arahan pembangunan RPJPN 2025 sampai 2045 tetap menempatkan perlindungan sosial sebagai bagian penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jihan.

Jihan menyebut cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Provinsi Lampung hingga Agustus 2026 mencapai 21 persen atau meningkat sekitar 114 ribu pekerja dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara cakupan sektor formal mendekati 60 persen.

Namun, sektor informal masih menjadi tantangan karena sebagian pekerja belum terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Jihan menilai keterbatasan fiskal daerah membuat perluasan kepesertaan tidak dapat hanya mengandalkan APBD. Keterlibatan dunia usaha dan sektor swasta juga diperlukan melalui berbagai bentuk kemitraan.

Ia juga mendorong pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan perluasan perlindungan dilakukan secara tepat sasaran.

“Saya ingin ke depan perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Lampung makin menggunakan pendekatan by name, by address, by need, and by intervention,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Kuncoro Budi Winarno mengatakan, Jamsostek Award merupakan bentuk evaluasi sekaligus apresiasi terhadap pemerintah daerah dan badan usaha dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Untuk pemerintah daerah, penilaian antara lain mencakup regulasi, dukungan anggaran, inovasi program, serta komitmen kepala daerah.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Provinsi Lampung serta seluruh jajarannya yang telah konsisten mendukung peningkatan universal coverage Jamsostek, sehingga per tanggal 30 September 2026 terdapat 906.656 pekerja yang telah terlindungi,” tutur Kuncoro.

Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Hariyanto mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil komitmen dan kolaborasi jajaran Pemkot Metro dalam memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja.

Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar persoalan administratif, tetapi bagian dari upaya pemerintah memberikan rasa aman kepada pekerja dan keluarganya.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Metro untuk terus meningkatkan kepesertaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Yang paling penting bukan penghargaan yang kita terima, tetapi bagaimana manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh para pekerja dan keluarganya,” kata Hari.

Ia menegaskan Pemkot Metro akan memperkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas perlindungan bagi pekerja formal maupun informal.

“Ke depan, kita ingin cakupan perlindungan semakin luas. Pemerintah hadir untuk memastikan pekerja, baik formal maupun informal, memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko dalam bekerja,” tambahnya.

Penghargaan Juara I Jamsostek Award 2026 menjadi dorongan bagi Pemkot Metro untuk meningkatkan cakupan kepesertaan sekaligus memastikan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan masyarakat pekerja. (Adv)