Kota Metro, (potretmetro.com) — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Metro menggelar acara tasyakuran atas capaian penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) sebagai Kabupaten/Kota dengan Persentase Tertinggi Pemenuhan Kebutuhan Darah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PMI Kota Metro, Kamis (18/12/2025).
Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, jajaran pengurus PMI Kota Metro, seluruh staf Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Metro, staf Markas PMI, perwakilan relawan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Tasyakuran tersebut menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja cerdas, ikhlas, dan kolaboratif seluruh unsur PMI, baik internal maupun eksternal, termasuk sinergi dan dukungan Pemerintah Kota Metro dalam memastikan ketersediaan darah bagi masyarakat Metro maupun daerah sekitarnya yang membutuhkan.

Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Kemenkes RI dalam rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025. Kota Metro tercatat sebagai salah satu dari 10 kabupaten/kota di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut, menandakan tingginya tingkat pemenuhan kebutuhan darah di daerah.
Adapun 10 daerah penerima penghargaan tersebut meliputi Kota Banda Aceh, Kota Metro, Kota Bukittinggi, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kota Magelang, Kota Surakarta, Kota Yogyakarta, Kota Mojokerto, Kota Denpasar, dan Kota Mataram.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian PMI Kota Metro. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan sinergi kuat antara pegawai PMI, relawan, tenaga kesehatan, serta masyarakat.
“Penghargaan ini bukan sekadar prestasi, tetapi bukti nyata bahwa PMI Kota Metro mampu menjalankan peran kemanusiaannya secara profesional dan berkelanjutan. Pemerintah Kota Metro akan terus mendukung upaya PMI dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan kemanusiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PMI Kota Metro, Endah Cahyani, M.Pd, mewakili Ketua PMI Kota Metro dr. Silvia Naharani, Sp.KKLP., M.M, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja bersama yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh unsur PMI.
“Capaian ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi seluruh pengurus dan petugas PMI. Kami berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan dan inovasi layanan guna memastikan ketersediaan darah bagi sesama,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala UTD PMI Kota Metro, dr. Melly Kemerdasari KN, Sp.KKLP, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi titik awal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Ia menyampaikan bahwa perjuangan PMI, baik secara fisik maupun batin, masih memerlukan kerja keras dan semangat yang lebih besar ke depan demi meningkatkan mutu pelayanan darah serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Apresiasi terbesar sesungguhnya datang dari masyarakat sebagai penerima manfaat layanan PMI. Karena itu, kami akan terus bergerak dan berbenah demi pelayanan yang semakin baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, penghargaan dari Kemenkes RI ini menjadi motivasi bagi PMI Kota Metro untuk terus berinovasi dalam pengelolaan donor darah.
“Hari ini merupakan momen bersejarah bagi keluarga besar PMI Kota Metro. Penghargaan ini bukan sekadar trofi, melainkan bukti bahwa sinergi yang dibangun selama ini diakui secara nasional,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tasyakuran ini, PMI Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah serta mewujudkan pelayanan kemanusiaan yang responsif, profesional, dan berdaya guna. (red)